BWI Gelar Seminar Wakaf Goes To Campus

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANDUNG – Badan Wakaf Indonesia (BWI) melakukan sosialisasi dengan menggelar Seminar Wakaf Goes To Campus II bertema “Wakaf Untuk Kesejahteraan dan Kemartabatan Bangsa” bertempat di Institut Tekhnologi Bandung (ITB) Jalan Ganeca No 10 LB Siliwangi, Coblong, Bandung, Selasa (25/9).

Koordinator BWI Jawa Barat Tatang menjelaskan, sosialisasi ini dalam rangka menguatkan pemahaman tentang wakaf khusunya untuk anak muda, karena sekarang wakaf tidak hanya masalah tentang tanah atau makam dan bangunan. ” Wakaf dimensinya luas diantaranya ada wakaf uang dan wakaf pohon,”kata Tatang seraya menambahkan, kegiatan ini selain di dukung oleh BWI Pusat dan BWI Jawa Barat juga didukung oleh Kemenag dalam rangka penguatan edukasi, literasi, dan sosialisasi wakaf.

Ditanya mengenai kegiatan yang digelar diacara ini, Tatang mengatakan, kegiatan ini meliputi seminar, talkshow, pengembangan kurikulum tentang wakaf dan wakaf expo dengan launchingnya Bank Jabar Banten (BJB) Syariah sebagai lembaga keuangan wakaf-penerima wakaf tunai.

” Segmenya adalah segmen to campus yang kedua, yang pertama sudah dilaksanakan di UI Jakarta, jadi ini berusaha memasuki segmen anak-anak muda mahasiswa maka kegitannya ada, seminar wakaf produktif berbasis fintech (tekhnologi keungan),” ungkap Tatang.

Selain itu juga, lanjut Tatang, pada acara ini juga ada kegiatan talkshow wakaf, pihaknya akan luncurkan Wakaf Investasi Mahasiswa Indonesia (wimi), wakaf itu akan berbentuk wakaf uang dan uang itu akan kita fasilitasi untuk menjadi percontohan mini market wakaf, wimi namanya. “Kampus mana yang siap kemudian akan kita wujudkan dalam bentuk mini market wakaf dan dikelola oleh mahasiswa,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Bandung Mahmud mengatakan dengan adanya kegiatan ini, jika berjalan dengan baik wakaf akan mengangkat pekekonomian dan menjadi solusi bangsa. “ Kalau program berjalan baik, ini akan menjadi solusi bangsa, pokoknya solusi semua hal, karena potensi wakaf ini dahsyat kalau dikelola, dimenage, apalagi diolah bisa mengalahkan banyak hal,”ungkap Mahmud seraya berharap, mudah-mudahan saja BWI ini betul-betul maksimal eksistensinya, kita percaya dengan kepemimpinan Pak Nuh, beliau adalah orang hebat, kalau saya melihat ini adalah solusi, indonesia bisa dahsyat.

Sedangkan, Kadarsah Suryadi, Rektor ITB menyampaikan, wakaf dapat memajukan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kemaslahatan bagi bangsa. “Alasan wakaf goes to campus karena kampus tempat generasi terdidik dan bermasa depan, kesadaran keberagaman tertinggi, kelompok kelas menengah yang memiliki daya beli cukup tinggi, yang nantinya sepuluh tahun kedepan bisa menjadi pengelola wakaf,”tegasnya. (Ikhsan/03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.