Dilaporkan Ke Kejati, BKPSDM Justru Akan Dijadikan Pilot Project Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian

PURWAKARTA, jabarexposeraya.com  – BKPSDM Kabupaten Purwakarta dijadikan pilot project “Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kepegawaian” oleh Kementerian PAN RB, ini membuktikan bahwa Kabupaten Purwakarta dalam tata kelola kepegawaian dianggap mampu memberikan contoh baik.

“Ini sebuah penghargaan bagi Kabupaten Purwakarta, Kementerian tidak akan sembarangan menentukan daerah untuk menjadi percontohan tanpa adanya penilaian terlebih dahulu,”Kata Pengamat Kebijakan Publik Agus M Yasin. Selasa (17/1).

Dikatakan Agus M Yasin, bukti yang secara faktual dapat mematahkan tuduhan dan kecurigaan, pihak tertentu yang menganggap pengelolaan dan manajemen ASN itu carut marut serta penuh permainan.

Menurut Agus M Yasin Dikaitkan dengan peristiwa rotasi, mutasi dan promosi jabatan beberapa waktu silam. Yang kemudian dipermasalahkan, selanjutnya dilaporkan ke Kejati. Timbulnya riakan tersebut hanyalah akibat ketidak puasan orang perseorangan. Yang kemudian digiring menjadi opini oleh kepentingan tertentu untuk menjadi konflik.

Menurut Agus M Yasin terlepas dari gencarnya issue yang menerpa, pasca dilakukannya rotasi dan mutasi jabatan belum lama ini. Kalau dalam sistem pelayanan serta administrasi kepegawaiannya kurang baik, mana mungkin Kementerian PAN RB akan menjadikan Purwakarta jadi percontohan digitalisasi.

Dikatakan Agus M Yasin,Pelayanan administrasi kepegawaian secara umum diartikan sebagai upaya menyediakan kebutuhan yang diperlukan oleh ASN termasuk pengurusan, pengaturan, dan manajemen kepegawaian dan juga terkait dengan para pihak yang berkepentingan dalam birokrasi pemerintah.

Pada praktiknya, yang diperlukan dalam administrasi kepegawaian antara lain merencanakan kebutuhan, perekrutan dan seleksi, profiling pegawai, mengukur dan menilai kinerja, menata gaji dan tunjangan kinerja, reward, promosi, rotasi, pola karier, implementasi manajemen talenta, pengembangan kompetensi pegawai dan lainnlain.

“Pengelolaan administrasi maupun pelayanan kepegawaian selama ini dianggap sebagai kegiatan rutin dan cenderung terus berulang sepanjang tahun, sehingga dianggap sebagai sesuatu yang sudah baku dan tidak berubah.”Ujarnya

Agus M Yasin Menjelakan Revitalisasi pelayanan administrasi kepegawaian melalui teknologi digital dapat membantu menginformasikan kepada pengambil kebijakan agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat.

“Digitalisasi bisa memberikan data dan informasi sebagai bahan analisis berbasis bukti, saran kebijakan, dan pengembangan layanan administrasi kepegawaian secara terus menerus serta membantu para pimpinan menavigasi layanan administrasi kepegawaian yang lebih prima.”Pungkasnya.

(Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.